Tim Ekspedisi Sumpah Pemuda 2016 KMPA Eka Citra UNJ Gapai Puncak Gunung Trikora Papua

Tim Ekspedisi Sumpah Pemuda 2016 KMPA Eka Citra UNJ Gapai Puncak Gunung Trikora Papua

Tim Ekspedisi Sumpah Pemuda 2016 KMPA Eka Citra UNJ Gapai Puncak Gunung Trikora Papua

PERINGATI SUMPAH PEMUDA, KMPA EKA CITRA UNJ GAPAI PUNCAK TRIKORA!

Kabar Gembira untuk seluruh masyarakat Indonesia, pada tanggal 2 November 2016 pendaki Indonesia telah berhasil menggapai puncak gunung Trikora 4750 mdpl, Wamena, Papua pada pukul 12.30 WIT melalui keberhasilan 5 orang pendaki yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Sumpah Pemuda, KMPA Eka Citra Universitas Negeri Jakarta. Keberhasilan ini merupakan pencapaian yang kedua kalinya di tanah Papua setelah sebelumnya lewat Indonesia Green Expedition, KMPA Eka Citra telah sukses menggapai puncak Carstensz Pyramid (2012).

a1b7112b-9ed8-43fe-84da-b8dadb40

Foto di Puncak Gunung Trikora 4750 mdpl

Puncak Trikora berada di zona inti kawasan Taman Nasional Lorentz satu di antara tiga kawasan di dunia yang mempunyai gletser di daerah tropis. Hamparannya dari puncak gunung bersalju, hingga ke perairan pesisir pantai dengan hutan bakau dan batas tepi perairan Laut Arafura. Terletak di sisi timur Pegunungan Sudirman (Pegunungan Nassau) atau masih sejajar dengan Carstensz Pyramid, Puncak Trikora merupakan yang pertama kehilangan saljunya dibanding beberapa gunung lain di jajarannya. Walaupun begitu, Trikora tidak pernah kehilangan daya tariknya. Pegunungan Sudirman berada di wilayah Taman Nasional Lorentz yang merupakan sebuah taman nasional yang terletak di provinsi Papua, Indonesia. Nama Taman Nasional ini diambil dari seorang Penjelajah asal Belanda, Hendrikus Albertus Lorentz yang menjelajahi daerah tersebut pada tahun 1909 lewat ekspedisinya yang ke-10 di Taman Nasional ini.

d81216df-f067-4e79-bb91-24487d8c

Jalur Pendakian Menuju Summit Camp

Dengan luas wilayah sebesar 25.000 km² Lorentz merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara. Taman ini masih belum dipetakan, jarang dijelajahi serta masih banyak terdapat tanaman endemik, hewan dan budaya khasnya. Pada 1999 taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Taman ini merupakan salah satu dari tiga kawasan di dunia yang mempunyai gletser di daerah tropis. Wilayah ini juga memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan beberapa keunikan yang menjadi ciri khas wilayah ini, seperti misalnya adanya gletser di puncak Gunung Jaya dan sungai yang menghilang beberapa kilometer ke dalam tanah di Lembah Balliem.

Namun begitu, dengan berbagai tantangan dan resiko yang akan dihadapi tidak menghalangi pemuda-pemudi Indonesia untuk menggapai puncak Trikora, begitu juga dengan Tim Ekspedisi Sumpah Pemuda yang terdiri dari Nugroho Adi Saputra (21), Basril A Yapi (22), Putra (20), Nurman Nugraha (20), dan Ronaldo Muda (22). Perjalanan ke puncak Trikora  pada tanggal 2 November 2016 dimulai pada pukul 05.00 WIT dari Camp 3 (summit camp), saat perjalanan menuju puncak angin yang berhembus kencang, diiringi rintik gerimis dan dinginnya udara dengan suhu mencapai 3 derajat Celcius, “…tim terus melangkah saling menyemangati dan berjuang bersama untuk mencapai keberhasilan ekspedisi ini, tentunya doa dan semangat dari keluarga besar di Jakarta sangat memotivasi kami.” ungkap Nurman, anggota tim pendaki.

“…Bagi kami, ekspedisi tidak hanya sekedar pendakian gunung. Namun, lebih dari itu, ekspedisi ini merupakan suatu bentuk pengabdian terhadap tanah air dimana para pemudanya berusaha mengisi dan mengkhayati nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam bentuk penjelajahan, bakti pendidikan dan kampanye lingkungan hidup sesuai dengan visi misi dari Ekspedisi Sumpah Pemuda itu sendiri” tambah Nugroho, Ketua Pelaksana Ekspedisi.

Ekspedisi Sumpah Pemuda ini juga sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk melanjutkan seven summit dunia setelah berturut-turut pada tahun 2011-2014 sukses menggapai puncak Mt. Elbrus (5.642 masl) – Mt. Carstenz (4.884 masl) – Mt. Kilimanjaro (5.895 masl) – Mt. Aconcagua (6.960 masl). Rencananya dalam kurun waktu 5 tahun ke depan KMPA Eka Citra akan merampungkan “seven summit” menuju Mt. Denali (6.168 masl) – Mt. Vinson Massif (4.892 masl) – Mt. Everest (8.848 masl).

Selanjutnya, tim Ekspedisi Sumpah Pemuda, KMPA Eka Citra, Universitas Negeri Jakarta akan merampungkan Kampanye “Green Indonesia For The World” ke 9 (sembilan) Sekolah Menengah Atas yang tersebar di wilayah Jakarta Timur dan Bekasi. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan peran aktif generasi muda dalam usaha pelestarian lingkungan dalam bentuk penanaman bibit pohon dan pembagian goodie bag (tas serbaguna) yang berlangsung dari tanggal 28 Oktober – 13 November 2016.

0d4c4a6a-fd1b-4730-a5cc-fcb886cfa4c581a9-955c-40af-aa6d-55dbf403

Pemandangan Alam Taman Nasional Lorentz

Keseluruhan rangkaian kegiatan Ekspedisi Sumpah Pemuda, KMPA Eka Citra, Universitas Negeri Jakarta akan diketengahkan dalam bentuk Seminar Hasil Ekspedisi pada Desember 2016 mendatang. Sekali lagi, torehan prestasi ini semakin menambah catatan gemilang para pendaki sekaligus pemuda-pemudi Indonesia dalam usaha dan baktinya terhadap nusa, bangsa, dan negara sebagai wujud nyata cinta tanah air. Seperti yang terangkum dalam kalimat berikut yang di cetuskan oleh Soe Hok Gie

“Patriostisme Tidak Mungkin Tumbuh Dari Hipokrisi dan Slogan-slogan. Seseorang Hanya Dapat Mencintai Sesuatu Secara Sehat Kalau Dia Mengenal Objeknya. Dan Mencintai Tanah Air Indonesia Dapat Ditumbuhkan Dengan Mengenal Indonesia Bersama Rakyatnya Dari Dekat. Pertumbuhan Jiwa Yang Sehat Dari Pemuda Harus Berarti Pula Pertumbuhan Fisik Yang Sehat. Karena Itulah Kami Naik Gunung.”