Batavia Team Berhasil Meraih Juara I dan Peringkat II Kontes Mobil Hemat Energi Tahun 2016

Batavia Team Berhasil Meraih Juara I dan Peringkat II Kontes Mobil Hemat Energi Tahun 2016

Batavia Team Berhasil Meraih Juara I dan Peringkat II Kontes Mobil Hemat Energi Tahun 2016

Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) merupakan kompetisi yang mewadahi para mahasiswa dalam bidang penalaran dan penelitian, pada tahun ini KMHE 2016 berlangsung di kompleks Candi Prambanan, Universitas Gadjah Mada, dengan melombakan 2 kategori jenis mobil yaitu kategori urban dan prototype, masing-masing kategori dibagi lagi menjadi empat jenis sumber energi, yakni listrik, gasoline (bensin), diesel, dan etanol.

KMHE 2016 menjadi ajang sangat bergengsi, tidak heran pada kesempatan ini diikuti oleh 59 mobil dari seluruh penjuru Negeri, yang secara bergantian mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan lima kali race. Setiap Kampus lain pun turut memeriahkan kompetisi ini dengan menghadirkan beberapa modifikasi mobil yang mereka miliki. Salah satunya adalah batavia team dari Universitas Negeri Jakarta. Batavia team kali ini menurunkan mobil dari kategori prototype listrik dan prototype bensin.

Salah satu mobil yang berlaga dalam kategori prototype berjenis bahan bakar gasoline adalah mobil Si Pitung. Sesuai dengan namanya, legenda perang dari tanah Betawi ini diharapkan oleh para penggagasnya bisa menang dalam KMHE. “Sesuai dengan namanya yang sudah melegenda, kita ingin mobil ini nantinya bisa menang,” kata Muhammad Akbar Wiguna, mahasiswa Teknik Mesin dari Universitas Negeri Jakarta.

Akbar bersama delapan orang anggota tim lainnya menuturkan, Si Pitung dalam satu kali ujicoba pertama berhasil melampui jarak 495 kilomerter dengan  menghabiskan 1 liter bensin. Menurut Akbar, capaian kemampuan hemat energi Si Pitung ini belum maksimal dari rekor yang pernah dicapainya dalam kontes yang sama dua tahun lalu di Surabaya. “Dulu bisa juara pertama karena bisa mencapai 646 kilometer per liter,” kenangnya.

Tim dari Batavia gasoline team, kata Akbar, menargetkan agar Si Pitung bisa melampui jarak 800 kilometer per liter pada akhir perlombaan nanti. “Kita punya empat kali kesempatan lagi untuk menguji mobil ini betul-betul hemat energi,” katanya.

Perjalanan batavia team memang tidaklah mudah, selain mereka harus memperisiapkan mobil mereka yang akan tampil, batavia team juga harus mempersiapkan dana mencapai 50 juta rupiah untuk mewujudkan mobil yang diinginkan, disamping itu juga harus mempersiapkan dana untuk operasional serta konsumsi akomodasi seluruh tim.

Perjalanan tim batavia diawali hari pertama, kedua mobil kita wajib masuk technical Inspection. seluruh kendaraan di cek di 10 pos pengecekan kendaraan. dan ke dua mobil kami berhasil menyelesaikan seluruh pos pengecekan kendaraan di hari pertama.

Hari ke dua Si-Pitung mengalami masalah pada bagian Transmisi sedangkan Fatahillah yang turun pada kategori prototype listrik mengalami masalah pada sistem pengereman. saat Prototype trial ke 2. ke dua mobil kami sudah siap race. namun Hujan turun. terpaksa race di hentikan. jadi kami belum bisa ambil result pada hari ke 2.

Hari ke 3. kami baru bisa race. pertama si pitung berhasil mencetak angka 495km/liter. kemudian fatahillah langsung mendapat angka 321km/kwh. kemudian pada siang hari kami melakukan race lagi. Si pitung mengalami penurunan hasil. karena sistem steering yang bermasalah. hanya butuh beberapa menit tim batavia langsung memperbaiki sistem steering. untuk fatahillah tidak bisa finish karena masalah transmisi.

Hari ke 4. si pitung kembali masuk track untuk mencoba mengunguli Pesaing berat tim batavia yaitu Universitas Indonesia. namun masih belum bisa mengungguli. kemudian tim batavia mencoba mengembalikan kondisi si Pitung lebih prima sehingga kita bisa unggul dari UI. namun hujan turun saat si pitung berada di garis start. alhasil, tidak ada kesempatan lagi untuk race.

Melalui perjalanan yang panjang akhirnya perjuangan batavia team tidaklah sia-sia, si pitung dari kateogri prototype gasoline, berhasil meraih peringkat II sedangkan Fatahillah berhasil menjadi Juara pada kategori prototype listrik.

Selamat dan sukses untuk batavia team..

2c5bc4cf-6da3-4707-8765-fa90b84091d8d5b24fbe-d900-423a-b933-4809031860bf2e22d770-95f0-408f-ba52-6ec565b1c70d  0156ca8f-1a41-49fe-a648-52767a30fa3c