Enter your keyword

(Bahasa) Indosat Ooredoo Digital Camp

(Bahasa) Indosat Ooredoo Digital Camp

(Bahasa) Indosat Ooredoo Digital Camp

Sorry, this entry is only available in Bahasa For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

Humas UNJ (7/10/2019) – Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) digelar pada Senin, 7 Oktober 2019 di Aula Maftuchah Yusuf, Gedung Dewi Sartika, Kampus A Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan FMIPA UNJ, Prof. Suyono, serta SVP-Head of ICT Product & Solution, Budiharto, Dosen Fakultas Teknik UNJ, Dr. Baso Marudani, M.T., dan Adrianus Yoza, Data Scientist Dicoding Indonesia, sebagai narasumber di acara Talkshow IDCamp ini yang mengangkat Tema Perkembangan Industri Digital di Indonesia.

Prof. Suyono, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Indosat Ooredoo telah mengadakan kegiatan ini. “Acara ini sangat penting bagi kita di era digital ini, diharapkan dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi kita” jelas Prof. Suyono. Melihat pentingnya Bahasa pemgrograman di era digital ini, beliau menambahkan, di UNJ ada kebijakan untuk mewajibkan mata kuliah Coding dan Big Data bagi seluruh mahasiswa baru di semua program studi. Harapannya dengan diadakan program ini, kedepannya mahasiswa dapat menjadi developer dan tidak hanya sebagai user, oleh karena itu belajar Coding ini sebagai modal yang sangat baik.

Pada sesi talkshow ini, para narasumber menyampaikan opininya dari sudut pandang masing-masing organisasi. Budiharto, sebagai perwakilan industri telekomunikasi digital, menyampaikan tentang bagaimana Indosat Ooredoo dapat mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital di Indonesia, dengan menggandeng key stakeholder termasuk perguruan tinggi dan komunitas praktisi teknologi. Dr. Baso Marudani, sebagai perwakilan Universitas khususnya UNJ, menyampaikan bagaimana peran universitas dapat mempersiapkan mahasiswanya untuk mampu bersaing dalam ekosistem ekonomi digital di tingkat nasional maupun global. Sedangkan Adrianus Yoza, sebagai prakitsi komunitas digital menyampaikan pandangan untuk mendorong dan mengarahkan komunitas developer/programmer agar mampu memiliki kompetensi yang tersertifikasi dan diakui industri global.

IDCamp merupakan sebuah program beasiswa belajar coding dari Indosat Ooredoo untuk mencetak developer/programmer muda Indonesia yang siap bersaing di dunia ekonomi digital. Program ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Indosat Ooredoo di pilar Pendidikan sebagai upaya membangun Indonesia sebagai Digital Nation. Program Indosat Ooredoo ini mengajak generasi muda yang berminat menggeluti bidang teknologi digital dengan memberikan pelatihan developer online yang mencakup modul developer Android, Kotlin, dan Progressive Web Application untuk level beginner dan expert. Selain memberikan pelatihan online, IDCamp juga membuka pelatihan offline (tatap muka) bagi calon-calon developer yang memiliki keterbatasan (difabel). Adrianus Yoza, dalam pemaparannya, tingkat Pendidikan di Indonesia berada di peringkat 113, dengan angka pengangguran sebanyak 6,8 juta orang. Sedangkan kebutuhan talenta digital mencapai 600ribu per-tahun dan diprediksi ada 6 juta pekerjaan potensial industry digital sampai 2025.

Dalam menjaring calon peserta, UNJ merupakan kampus ke-16 dari 20 Universitas yang akan digelar untuk roadshow IDCamp. Peserta terbuka bagi Warga Negara Indonesia yang berusia maksimal 29 tahun. Beasiswa akan diberikan bagi 10.000 peserta, setelah pelatihan akan dipilih 1000 peserta terbaik untuk mendapat sertifikat dan 100 orang akan diberikan akses pekerjaan.
Pendaftaran masih dibuka hingga 18 Oktober 2019 dan dapat diakses di www.idcamp.indosatooredoo.com, kelas daring (online) sudah dibuka sejak 2 Agustus 2019 hingga 21 Februari 2020, kelas tatap muka bagi difabel diadakan pada Desember 2019. Peserta lulus diumumkan Februari 2020, sedangkan penyaluran kerja mulai Februari – April 2020.